Aku dan 4 tahun yang akan datang....


Diriku dan 4 Tahun yang akan Datang

Aku terlahir didunia ini dari keluarga yang sederhana. Bahkan, Ayahku hanyalah seorang Tukang bangunan dan ibuku tidaklah blekerja. Bahkan, mereka dulu hanya tamatan sekolah SD dan SMP saja. Namun, mereka tidak berkecil hati. Dari kecil, Aku dididik seberapa pentingnya pendidikan itu. Meskipun kita hidup sederhana, tapi kita harus punya keinginan setinggi langit. Ayahku tidah mau anak-anaknya tertinggal akan pendidikan dan dia percaya bahwa risky itu selalu ada diantara kita……

Dengan kata-kata ayah itu tadi menjadikan motivasi dalam hidupku untuk selalu menempuh pendidikan yang lebih tinggi.
Kenapa aku sekarang memilih IAIN ….!
Aku dibesarkan dilingkungan yang Islamic atau dilingkungan yang terdapat pondok pesantren bahkan aku sekolah 12 tahun dari MI,MTs,MA yang sama yakni Darun Najah. Inilah nama sekolahku yang tercinta yang selalu aku bangga-banggakan yang berada didesaku.
Waktu aku MTs dulu ada kakak-kakak yanh KKN dari IAIN Sunan Ampel yang berada disekolahku dan menetap didesa. Dengan hal itu aku merasa termotivasi untuk melanjutkan di IAIN tapi juga bukan karena itu saja…
Lalu kenapa harus PGMI…!
Sejak SMA aku belajar untuk hidup mandiri dan aku tak selalu menggantungkan diri dari hasil keringat ayahku karena aku juga mengerti keterbatasan ayah. Dulu setiap hari – hariku ku isi dengan berbagai macam kegiatan. Setelah pulang sekolah aku mengajar TPQ hingga sore, dan setelah maghrib aku juaga mengajar anak-anak yang masih berada dibangku MI/SD disekelilingku. Dengan seringnya aku menghadapi anak TK,SD/MI dan aku pun juaga lulusan MI jadi aku ingin meneruskan pendidikan yang lebih tinggi yakni PGMI. Ayahku pun sangat setuju akan hal itu…
Yach….. mungkin semua bilang dan menertawakan aku karena memilih jurusan itu,,,,,,! Kata mereka “oalah kami itu cita-cita kok hanya ingin menjadi guru MI….hehehehehe………..1”
Aku tidak menghiraukan itu…
Aku nyaman dengan pekerjaan ini serta profesi ini…
Alasannya pertama aku tau sebenarnya guru MI/SD itu bebannya sanga berat. Karena mereka ibarat gelas yang masih kosong dan kewajiban kita adalah untuk mengisi gelas yang kosong itu sampai penuh dengan berbagai hal. Bahkan, kita mengisinya bukan hanya ilmu pelajaran saja melainkan perbuatan kita atau tingklah laku kita juga akan dojadikan contoh bagi mereka.
Kedua, aku sadar aku ini wanita dan akan menjadi seorang istri serta menjadi ibu. Aku tidak mau derajatku lebih tinggi dari suamiku kelak. Dan aku juga ingin menjadi ibu yang baik yang bias mendidik anaknya dari dini…..!
Dan 4TAHUN yang akan datang aku yakin aku pasti bias menjadi guru MI yang baik yang dapat memahami murid-muridnya serta menjadi teladan bagi mereka.
Dan aku ingin membuka Lembaga Bimbinga Belajar (LBB) yang lebih besar lagi dirumah untu tetangga-tetangggaku yang anak-ankanya masih kurang dalam belajar….
Semoga Allah mengabulkan cita-cita muliaku ini…Amien…..

By : Amaliya Iranty Ningsih
            D07212002
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Aku dan 4 tahun yang akan datang...."

Posting Komentar